Juli 29, 2010

Berlusconi Telah Melanggar Larangan Berfoto !!!

http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/07/27/1503084p.jpg

Silvio Berlusconi, Perdana Menteri Italia, dikecam setelah melanggar aturan ketat "tidak berfoto" di depan lukisan "Perjamuan Terakhir". Berlusconi melakukan pelanggaran bersama Presiden Rusia Dimitri Medvedev.

Ia berpose di depan karya Leonardo Da Vinci dari abad ke-15 itu selama beberapa menit, Senin (26/7/2010). Kilatan cahaya kamera berkelebat, meskipun ada tanda-tanda yang jelas terpampang mengenai larangan terhadap cahaya kamera foto.

http://savindievoice.files.wordpress.com/2009/12/silvio-berlusconi.jpg

Medvedev, yang berada di Italia pada hari libur, mengunjungi lukisan 'Perjamuan Terakhir' di museum Santa Maria della Grazie saat tur di Milan bersama Berlusconi.

Para wisatawan yang telah memesan sebuah slot untuk melihat karya itu, dan rela berada di daftar tunggu selama tiga bulan, harus mundur demi memungkinkan para politisi itu lewat.

Profesor Ulberico Santa Maria, yang bekerja di departemen ilmiah Museum Vatikan, mengatakan, "Saya sama sekali tidak mengizinkan kilatan cahaya kamera foto di depan 'Perjamuan Terakhir'. Cahaya kamera foto tidak dianjurkan sama sekali untuk karya seni karena dapat menyebabkan kerusakan secara intens. Pengambilan gambar untuk foto tertentu diperbolehkan. Namun, hal itu harus melalui kontrol ketat dengan menggunakan filter."

http://lagabola.com/wp-content/uploads/2010/05/berlusconi.jpg

Ia melanjutkan, "Kami tidak mengizinkan cahaya kamera foto apa pun di museum Vatikan. Kami memiliki empat juta pengunjung setiap tahun di sini dan jika semua orang sekali berfoto dengan menggunakan flash, maka kerusakan akan sangat besar. Fakta bahwa 'Perjamuan Terakhir' merupakan lukisan mural dan bukan sebuah fresco. Hal ini membuat lukisan lebih ringkih terhadap sesuatu, seperti cahaya kamera foto, karena bahan organik dalam lukisan itu."

"Pigmen ini sensitif terhadap cahaya foto dan itulah sebabnya kami tidak mengizinkannya," tambahnya sebagaimana dikutip Telegraph, Selasa (27/7/2010).

Namun, Alberto Artioli, pengawas seni di kota di Italia itu, mencoba meredakan keprihatinan itu dengan mengatakan, sesi foto tadi berlangsung singkat dan terjadi atas permintaan Presiden Rusia.

Dia mengatakan, "Saya memberi izin tiga fotografer masuk dan mengambil gambar. Itu adalah tanggung jawab saya, keputusan saya, dan saya mengizinkan mereka karena saya tidak melihatnya menjadi masalah. Cahaya kamera foto dapat menyebabkan kerusakan dan merusak karya seni. Namun, dalam hal ini, pemotretan hanya berlangsung beberapa saat. Para fotografer cukup jauh di belakang, dan saya benar-benar tidak melihatnya sebagai masalah."




sumber :http://internasional.kompas.com/read/2010/07/27/15032569/Berlusconi.Langgar.Larangan.Berfoto

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts with Thumbnails